22 April

Pembahasan UN Bahasa Indonesia SMP 2013/2014

1.                     Indikator UN:Mengidentifikasi isi grafik, tabel, bagan, denah
Indikator Soal: Disajikan sebuah tabel, siswa dapat menentukan simpulan isi
                          tabel tersebut.

1. Soal                 :
Perhatikan tabel berikut!

Perkiraan Volume Kendaraan Pribadi
Arus Mudik H-2 sampai dengan H-3 di Tol Tangerang – Merak

Tahun
Masuk Gerbang Tol Cikupa
Keluar Gerbang Tol Merak
2009
34.000
12.000
2010
34.500
14.000
2011
35.000
15.000

Simpulan isi tabel tersebut adalah ...
A.           Berdasarkan perkiraan volume kendaraan pribadi arus mudik selama tiga tahun cenderung meningkat.
B.            Perkiraan volume kendaraan pribadi arus mudik di Tol Tangerang – Merak selama tiga tahun statis.
C.            Terjadi penurunan perkiraan volume kendaraan pribadi yang keluar dan masuk di Tol Tangerang – Merak.
D.           Selama tiga tahun terakhir, perkiraan volume kendaraan pribadi yang melalui Tol Tangerang – Merak tidak stabil.


Kunci              : A
Pembahasan  :
Penentuan simpulan dilakukan dengan menghubungkan seluruh fakta dan data yang terdapat pada tabel tersebut dalam bentuk pernyataan menyeluruh  berupa pendapat akhir seluruh isi. Simpulan yang sesuai dengan keadaan tabel tersebut bahwa volume kendaraan pribadi arus mudik selama tiga tahun terlihat mengalami peningkatan.


2.                     Indikator UN:Mengidentifikasi isi grafik, tabel, bagan, denah
Indikator Soal: Disajikan sebuah denah lokasi kegiatan, siswa dapat menentukan letak lokasi kegiatan dalam denah tersebut.

2. Soal                 :


Perhatikan denah berikut!

Letak Lokasi pada denah tersebut berada di ....
A.                utara Seskoal
B.                barat SMPN 161
C.                barat Almubarok
D.                selatan Alfamidi

Kunci              : B
Pembahasan  :
Berdasarkan letak dalam denah yang sebenarnya Lokasi Balai Serbaguna RW 011
Berada di sebelah barat SMPN 161.

1.                     Indikator UN:Mengidentifikasi isi grafik, tabel, bagan, denah
Indikator Soal: Disajikan sebuah denah, siswa dapat menentukan perjalanan yang paling efektif.

3. Soal                 :

Perhatikan denah berikut!

Perjalanan yang paling efektif bila kita akan menuju Lokasi  dari  Citeureup adalah ...
A.    Jalan Mayor Oding, Jalan Raya Jakarta Bogor, Jalan Tegar Beriman, menuju Lokasi.
B.     Jalan Raya Sukajati, Jalan Raya Jakarta Bogor, Jalan Tegar Beriman, menuju Lokasi.
C.     Jalan Raya Sukajati, Jalan Mayor Oding, Jalan Tegar Beriman, menuju Lokasi.
D.    Jalan Tegar Beriman, Jalan Raya Jakarta Bogor, Jalan Mayor Oding, menuju Lokasi.

Kunci              : A
Pembahasan  :
Rute paling efektif adalah rute terdekat berdasarkan denah dengan melalui Jalan Mayor Oding, Jalan Raya Jakarta Bogor dan Jalan Tegar Beriman.


1.                     Indikator UN:Mengidentifikasi unsur intrinsik puisi
Indikator Soal: Disajikan sebuah puisi, siswa dapat menentukan tema puisi tersebut.  
    
4. Soal                 :

Perhatikan puisi berikut!

PEJUANG
Dengan  semangat kau berjuang
Melawan penjajah
Tanpa rasa takut, kau perjuangkan negerimu untuk merdeka.
Engkau bersumpah walau  harus mati di tangan penjajah
Pahlawanku …
Engkau berhasil untuk memerdekakan negerimu,
negeri Indonesia
Rakyatpun bersorak untuk dirimu
merdeka … merdeka …
Pahlawanku …
Terimakasih …
Tema kutipan puisi tersebut adalah ....
A.           Penuntasan kemiskinan
B.            Damaikan peperangan
C.            Pahlawan pendidikan
D.           Pahlawan kemerdekaan.

Kunci              : D
Pembahasan  :
Data pendukung: ... kau berjuang melawan penjajah; ... kau perjuangkan negerimu untuk merdeka; Pahlawanku, engkau berhasil untuk memerdekakan negerimu.



1.                     Indikator UN:Mengidentifikasi unsur intrinsik puisi
Indikator Soal:  Disajikan sebuah puisi, siswa dapat menentukan larik bermajas pada puisi tersebut.
                         
5. Soal                 :

Perhatikan puisi berikut!

Ayah kau banting tulang
Tak ada ruang untuk istirahat
Kau tak kenal waktu
Entah itu malam ataupun siang
Larik bermajas pada kutipan puisi tersebut terletak pada larik ...
A.           pertama
B.            kedua
C.            ketiga
D.           keempat

Kunci              : A
Pembahasan  :
Data pendukung: Ayah kau banting tulang. Larik ini menggunakan majas hiperbola.

1.                     Indikator UN:Mengidentifikasi unsur intrinsik puisi
Indikator Soal: Disajikan dua puisi siswa, dapat menentukan perbedaan
                          amanat kedua puisi tersebut.
6. Soal                 :
Perhatikan kedua kutipan puisi berikut!

Puisi I
Puisi II
Pemuda untuk Perubahan
Indonesia menangis
Bahkan tercabik
Dengan hebatnya penguasa korupsi
Tak peduli rakyat menangis
Dan banyak menjadi pengemis
Negeriku Tercinta Indonesia
Nasibmu ini menderita
Rakyatmu kini sengsara
Pemimpin yang tidak bijaksana
Apakah pantas memimpin negeri
Yang aman sentosa

Perbedaan amanat kedua puisi tersebut adalah ….


Puisi I
Puisi II
A
Jadilah rakyat kecil yang menangis kelaparan!
Jangan biarkan pemimpin tidak bijaksana!
B
Jadilah penguasa yang menyantuni pengemis!
Pemimpin yang tidak bijaksana jangan dipaksa.
C
Ingatlah kepada rakyat yang menangis!
Buatlah rakyat Indonesia sentosa!
D
Jangan menjadi penguasa yang korup!
Jadilah pemimpin yang bijaksana!

Kunci              : D
Pembahasan  :
Data pendukung: dicantumkannya pesan yang ditujukan kepada para penguasa di negeri ini agar tidak melakukan tindakan korupsi dan berlaku adil serta bijaksana.


2.                     Indikator UN:Mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek/cerita anak
Indikator Soal: Disajikan kutipan cerpen, siswa dapat menentukan latar (waktu, tempat, suasana) cerpen tersebut.
                                          
7. Soal                 :

Bacalah kutipan cerpen berikut!

“ Ini uang upah menyapu yang kamu berikan padaku tempo hari, “jelas Yusa dengan tersenyum di bibirnya. Dipandangnya Sam dengan pandangan berpijar. “Aku tahu sekarang mengapa kamu pelit jajan. Aku pun merasa amat sayang bila harus jajan dengan uang ini. Karena ....”“Itu uang ajaib!”potong Sam.“Ya. Uang ini mengandung nilai perjuangan!” cetus Yusa pasti. Sam mengangkat alisnya tinggi. Lantas tersenyum sendiri. “Uang ini akan kujadikan modal,”lanjut Yusa mengagetkan.“Modal?”“Tentu kutambahi dengan uang tabungan dari dalam celengan. Akan kubelikan ayam. Aku ingin beternak. Agar sering-sering memiliki uang ajaib.” Sam tertawa, Yusa juga. Matahari semakin terik. Namun, rasa haus terlupakan begitu saja. Mereka berjalan ke luar kelas.

Latar kutipan cerpen tersebut adalah di ….
  1. kelas, pagi hari
  2. halaman, pagi hari                  
  3. kelas, siang hari
  4. sekolah,  sore hari

Kunci              : C
Pembahasan  :
Latar tempat dalam cerita tersebut adalah di kelas dan waktu pada waktu siang hari. Hal ini didukung oleh bagian terakhir kutipan cerita tersebut, yaitu Matahari semakin terik. Namun, rasa haus terlupakan begitu saja. Mereka berjalan ke luar kelas.

1.                     Indikator UN:Mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek/cerita anak
Indikator Soal: Disajikan kutipan cerpen, siswa dapat menentukan bukti watak tokoh pada kutipan cerpen tersebut.
8. Soal                 :

Bacalah kutipan cerpen berikut!

(1)“Aku mau jadi komandan regunya, “ kata Anta. Luna mendesah pelan mendengar keinginan Anta.
(2)“Begini sebaiknya, biarlah Rini saja yang memimpinnya, karena kamu ikut cerdas cermat,”jawab Luna.(3)“Boleh kan ikut dua macam, lagian aku bisa mengatur waktunya,” sanggah Anta memaksa Luna.
(4)Ya boleh kalau kamu mampu, ya silakan,” balas Luna. 

Bukti tokoh Anta berkemauan keras tergambar  pada pernyataan nomor ….
  1. (1)
  2. (2)
  3. (3)
  4. (4)

Kunci              : C
Pembahasan  :
Bukti bahwa Anta memiliki watak berkemauan keras adalah pernyataan “Boleh kan ikut dua macam, lagian aku bisa mengatur waktunya,” sanggah Anta memaksa Luna.


1.                     Indikator UN:Mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek/cerita anak
Indikator Soal: Disajikan kutipan cerpen, siswa dapat menentukan cara pengarang menggambarkan watak tokoh pada kutipan cerpen tersebut.
                   
9. Soal                 :
Bacalah kutipan cerpen berikut!

Kemungkinan  rambut Anda rontok setelah dikemoterapi,” kata dokter dengan lembut.
“Saya siap, Dok. Demi kesehatan saya, Dok,” jawab Fati.
“Oya, ketika obat kemoterapi disuntikkan, pada umumnya pasien merasa sakit,” lanjut dokter.
“Saya paham, Dok. Saya ingin sembuh.”
“Kalau begitu, selamat istirahat.”
Dokter meninggalkan ruangan tempat Fati dirawat menuju ke ruangan sebelah untuk memeriksa pasien-pasien yang lain.

Cara pengarang menggambarkan watak tokoh pada kutipan cerpen tersebut melalui  ….
  1. dialog antartokoh
  2. tingkah laku  tokoh
  3. diceritakan pengarang
  4. diungkapkan  tokoh-tokoh yang lain

Kunci              : A
Pembahasan  :
Penggambaran watak tokoh pada kutipan cerpen tersebut melalui dialog antartokoh.


1.                     Indikator UN: Mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek/cerita anak
Indikator Soal: Disajikan kutipan cerita anak, siswa dapat menentukan amanat
                          kutipan cerita tersebut.

10. Soal                 :
Bacalah kutipan cerita berikut! 

Bu, di kelas kami ada seorang murid baru. Ridwan namanya. Dia berasal dari desa. Dia pendiam tak banyak omong. Penakut barangkali. Oleh karena itulah, Iping selalu menyindirnya, anak udik, anak tak becus, dan sebagainya. Tetapi Ridwan tak marah sedikit pun. Namun, di balik itu semua, dia cerdas sekali. Tadi, ketika ulangan matematika, dia mendapat nilai sepuluh. Bayangkan, Bu! Padahal, lainnya paling tinggi hanya mendapat tujuh. Termasuk Sigit yang biasanya mendapat nilai paling baik, kali ini ada yang mengungguli, Bu! Sigit menunduk mengakhiri ceritanya.
Amanat kutipan cerita tersebut adalah …
A.    Jangan meremehkan orang lain!
B.     Jadilah sahahat yang baik bagi ibu!
C.     Berbuat baiklah kepada kedua orang tua!
D.    Jangan pernah berkata hebat tentang teman!

Kunci              : A
Pembahasan  : Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan penulis melalui ceritanya. Dalam kutipan cerpen tersebut, pengarang menyampaikan pesan secara implisit melalui percakapan tokoh agar kita tidak meremehkan kemampuan orang lain.

0 komentar:

Posting Komentar