Tampilkan postingan dengan label Otonomi Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otonomi Daerah. Tampilkan semua postingan

08 Mei

Menguraikan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik di daerah

STANDAR KOMPETENSI      : 2. Memahami Pelaksanaan Otonomi Daerah

KOMPETENSI DASAR           : 2.2.  Menjelaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik di daerah.

INDIKATOR            :  1. Menguraikan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik di daerah


  1. Otonomi Daerah sebagai wadah partisipasi masyarakat untuk mengembangkan potensi daerahnya secara bertanggung jawab, artinya …
A.      Pelaksanaan otonomi daerah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat.
B.    Masyarakat dapat menyumbangkan ide dan gagasannya pada pemegang kekuasaan kebijakan daerah.
C.    Masyarakat turut menaggung risiko dan dampaknya baik keuntungan dan kerugiannya.
D.    Masyarakat secara aktif  berpartisipasi dalam pembangunan untuk mendapat penghargaan dari pemerintah.

2.     Serangkaian keputusan dan tindakan yang diambil oleh pemerintah daerah yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat disebut ...
A.   Kebijakan daerah otonom
B.   Kebijakan publik daerah
C.   Keputusan daerah
D.   Peraturan daerah

3.     Apabila seorang kepala daerah membuat kebijakan publik daerah di luar wewenangnya maka yang terjadi adalah ...
A.    Tindakan anarkis dan ketidakpercayaan masyarakat
B.    Ketidakpastian hukum dan ketidakstabilan masyarakat
C.    Ketidakstabilan sistem pemerintah daerah dan aksi unjuk rasa
D.    Sikap apatis masyarakat dan tindakan anarkis

4.     Kebijakan otonomi daerah dilatarbelakangi oleh salah satunya adalah ...
A.    Terjadinya proses pemindahan kekuasaan dari pemerintah pusat ke daerah.
B.    Pemerintah pusat tidak lagi dibebani memberikan anggaran kepada daerah.
C.    Peranan pemerintah daerah dan DPRD lebih maksimal dan sentralistik.
D.    Pemberdayaan putera - putera daerah agar lebih berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

5.     Keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah sangat ditentukan oleh faktor – faktor sebagai berikut, kecuali ...
A.    Sumber daya manusia yang memadai
B.    Sumber daya alam yang melimpah
C.    Managemen dan pengelolaan yang baik
D.    Pengangguran yang meningkat signifikan

6.     Kebijakan pada hakikatnya merupakan keputusan atau kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau badan yang memegang kekuasaan untuk ...
A.    Mempertahankan kedudukan pemimpin
B.    Melayani kepentingan rakyat
C.    Mengatasi masalah atau tujuan tertentu
D.    Menggali biaya pembangunan

7.     Pejabat yang paling bertanggung jawab dalam pelaksanaan kebijakan publik di daerah ialah ...
A.    Pejabat pemerintah daerah
B.    Badan Pengawas Daerah (BPD)
C.    DPRD
D.    Kepala Daerah

8.     Kebijakan publik pada dasarnya adalah kegiatan atau program ...
A.    Pengentasan buta huruf
B.    Pemberdayaaan ekonomi
C.    Pemberantasan kebodohan
D.    Pembangunan nasional

9.     Seseorang yang berpartisipasi aktif dalam kebijakan publik akan membentuk kepribadian ...
A.    Peduli terhadap kebijakan negara
B.    Aktif dalam kegiatan pemerintahan
C.    Membentuk perilaku atau budaya demokrasi
D.    Mendidik menghargai pendapat orang lain

10.  Di bawah ini merupakan  manfaat partisipasi masyarakat dalam kebijakan publik, kecuali ...
A.    Membentuk masyarakat madani, yaitu masyarakat yang memiliki kesukarelaan
B.    Membentuk manusia yang bermorala dan berakhlak mulia
C.    Membentuk masyarakat yang memiliki kesadaran hukum
D.    Membentuk masyarakat yang trampil iptek dan liberal

11.  Tujuan pokok dirumuskannya kebijakan publik, yaitu ...
A.    Menyelesaikan masalah
B.    Meringankan tugas pemerintah
C.    Memperlancar program pembangunan
D.    Membantu masyarakat kecil

12.  Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan otonomi daerah dapat berupa ...
A.    Buah pikiran, harta, tenaga, dan saran – saran
B.    Harta, tenaga, keterampilan, dan perasaan
C.    Harta, uang, keterampilan dan wawasan
D.    Buah pikiran, harta, tenaga dan keterampilan

13.  Adanya partisipasi masyarakat secara langsung dalam berbagai bentuk perumusan kebijakan publik akan berdampak positif pada masyarakat yang bersangkutan, yaitu ...
A.    Masyarakat berani tidak setuju terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh pejabat daerah
B.    Masyarakat merasa tidak tahu terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh pejabat daerah
C.    Masyarakat setuju terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh pejabat daerah apabila bermanfaat bagi golongannya
D.    Masyarakat akan turut bertanggung jawab terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh pejabat daerah

14.  Di bawah ini merupakan manfaat kebijakan otonomi daerah di Indonesia, kecuali ...
A.    Pemberian hak – hak politik masyarakat di daerah
B.    Pembangunan demokrasi dari bawah
C.    Mempercepat pembangunan daerah
D.    Memperindah daerah dengan diadakan kejuaraan adipura

15.  Lembaga yang bertugas mewadahi setiap pendapat dan keluhan masyarakat terhadap pelayanan yang dilaksanakan oleh pemerintah disebut ...
A.    DPRD
B.    DPD
C.    LINMAS
D.    Ombudsman

16.  Keterlibatan langsung warga masyarakat dalam pembuatan kebijakan publik di daerah biasanya diwujudkan dalam bentuk ...
A.    Partisipasi langsung warga masyarakat
B.    Perwakilan dari tokoh masyarakat
C.    Partisipasi aktif tiap warga masyarakat
D.    Audensi dengan pejabat daerah secara langsung

17.  Bentuk keterlibatan warga masyarakat dengan cara pikiran, moral dan tindakan dalam hubungan timbal balik dengan pemerintah untuk mencapai tujuan dan tanggung  jawab bersama disebut ...
A.    Kebijakan publik
B.    Kebijakan OTODA
C.    Partisipasi publik
D.    Partisipasi pemerintah

18.  Keterlibatan langsung warga masyarakat dalam partisipasi pemilihan anggota DPRD biasanya diwujudkan dalam bentuk, KECUALI ...
A.    Mengikuti kampanye PEMILU
B.    Mengikuti kegiatan PEMILU
C.    Mengikuti polling calon DPRD lewat sms
D.    Menjadi pengamat PEMILU

19.  Perhatikan pernyataan berikut !
1.     Keputusan atau kebijakan tersebut dibuat oleh kepala daerah dan DPRD
2.     Keputusan atau kebijakan tersebut menyangkut persoalan bersama yang dipandang penting.
3.     Adanya keterlibatan aparat pemerintah / orang yang ditugasi pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan kebijakan tersebut.
4.     Keputusan atau kebijakan yang dibuat harus mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.
Yang menjadi ciri – ciri kebijakan publik daerah ditunjukkan pada nomor …
A.    1, 2, 3
B.    1 dan 3
C.    2 dan 4
D.    4

20.  Perhatikan pernyataan berikut !
1.     Mendorong masyarakat untuk meningkatkan partisipasi aktifnya.
2.     Keputusan atau kebijakan tersebut dibuat oleh kepala daerah dan DPRD
3.     Meningkatkan kesejahteraan pada masyarakat
4.     Keputusan atau kebijakan tersebut menyangkut persoalan bersama yang dipandang penting.
Dari pernyataan di atas yang menjadi sebab arti pentingnya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik daerah ditunjukkan pada nomor …
A.  1,2 dan 3
B.    1 dan 3
C.  2 dan 4
D.     4 benar

Dowload Kunci Jawaban

Menjelaskan Prinsip – Prinsip dan Asas Pelaksanaan Otonomi Daerah

STANDAR KOMPETENSI      : 2. Memahami Pelaksanaan Otonomi Daerah

KOMPETENSI DASAR          : 2.1. Mendeskripsikan pengertian otonomi daerah.

INDIKATOR                  :  2. Menjelaskan Prinsip – Prinsip  dan Asas Pelaksanaan Otonomi Daerah


1.   Berikut adalah prinsip-prinsip yang harus diperhatikan dalam menyelenggarakan otonomi daerah, kecuali ...
A.  Didasarkan otonomi luas, nyata dan bertanggung jawab.
B.  Harus meningkatkan kemandirian daerah.
C.  Kekuasaan daerah untuk menyelenggarakan pemerintahan mencakup kewenangan semuabidang.
D.  Memperhatikan aspek demokrasi, keadilan, pemerataan potensi dan keragaman daerah.

2.   Dalam menyelenggarakan otonomi daerah harus mempertimbangkan hal – hal di bawah ini, kecuali ...
A.  Harus menjamin hubungan  yang serasi dengan pemerintah.
B.  Harus berorientasi pada peningkatan kesejahtaraan masyarakat.
C.  Harus menjamin pembagian kekuasaan dan hasil dengan daerah lain.
D.  Harus menjamin terciptanya peluang kerja demi kesejahteraan masyarakat setempat.

3.   Otonomi daerah mendorong pemerintah daerah untuk memberdayakan masyarakat, menumbuhkan prakarsa dan kreativitas, meningkatkan partisipasi masyarakat serta ...
A.    Meningkatkan peran dan fungsi DPRD.
B.    Menumbuhkan kemakmuran masyarakat setempat.
C.    Meningkatkan partisipasi dan peran perangkat daearah.
D.    Memberdayakan kepala daerah dan perangkat daerah otonom lainnya.

4.   Pemerintah daerah dalam menyelenggarakan wawasan pemerintahan memiliki hubungan dengan pemerintah dan dengan pemerintah daerah lainnya. Adapun hubungan pemerintah propinsi dengan pemerintah kabupaten / kota bersifat ...
A.     Khusus
B.     Hierarkis
C.    Koordinatif
D.    Substantif


5.   Urusan pemerintah secara nyata ada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi kekhasan dan potensi unggulan daerah merupakan urusan pemerintah kabupaten / kota yang bersifat ...
A.     Wajib
B.     Sukarela
C.    Pilihan
D.    Khusus

6.   Pelaku utama dalam pelaksanaan otonomi daerah yaitu ...
A.     Kepala Daerah
B.     DPRD
C.    Pemerintah Daerah
D.    masyarakat

7.   Dengan dibentuknya otonomi daerah maka pihak yang berwenang membuat peraturan daerah ialah ...
A.    DPRD dan Kepala Daerah
B.    Presiden dan MPR
C.    MPR dan DPR
D.    Bupati dan gubernur

8.   Pelaksanaan otonomi daerah harus didasarkan pada otonomi yang luas, nyata dan ...
A.     Bertanggung jawab
B.     Terprogram
C.     Terkendali
D.     Seimbang

9.   Kedudukan DPRD terhadap kepala daerah dalam pemerintahan otonomi daerah adalah ...
A.      Sejajar
B.     Lebih tinggi
C.     Lebih rendah
D.     Lembaga otonom

10.    Dengan diberlakukannya otonomi daerah, pemerintah daerah mempunyai kewenangan yang besar sehingga dapat melaksanakan pembangunan yang ...
A.    Menguntungkan pejabat daerah
B.    Membantu pejabat di daerah
C.    Sesuai aspirasi masyarakat di daerah
D.    Meringankan pemerintah pusat

11.    Tugas dan wewenang DPRD antara lain ...
A.    Membantu kepala daerah dalam mengelola keuangan daerah
B.    Membantu kepala daerah dalam melakukan seleksi pejabat di daerah
C.    Membentuk panitia pengawas pemilihan kepala daerah
D.    Memberhentikan kepala daerah apabila terjadi perselisihan pendapat

12.    Menurut  UU No. 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, yang menjadi kewajiban daerah dalam penyelenggaraan otonomi, yaitu ...
A.    Memilih pemimpin daerah
B.    Mangatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahannya
C.    Mengelola kekayaan daerah
D.    Mengembangkan kehidupan yang demokratis

13.    Di bawah ini merupakan asas penyelenggaraan pemerintahan di daerah, kecuali ...
A.    Asas efisiensi
B.    Asas keterbukaan
C.    Asas kepatutan
D.    Asas kepastian hukum

14.    Pemerintah pusat dalam menyelenggarakan pemerintahan di daerah otonom menggunakan asas ...
A.    Desentralisasi, tugas pembantuan dan otonomi
B.    Dekonsentrasi, desentralisasi dan tugas pembantuan
C.    Otonomi, tugas pembantuan dan dekonsentrasi
D.    Tugas pembantuan, kemajemukan, dan kepatutan
 
15.    Pemerintah daerah dalam mengatur dan menyelenggarakan urusan sendiri pemerintahannya menggunakan asas ...
A.    Otonomi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan
B.    Kepastian hukum, dekonsentrasi dan desentralisasi
C.    Tugas pembantuan, dekonsentrasi dan desentralisasi
D.    Kepastian hukum, otonomi dan tugas pembantuan

16.    Berikut ini yang bukan termasuk asas penyelenggaraan otonomi daerah adalah ...
A.    Asas efisiensi
B.    Asas kepemimpinan
C.    Asas akuntabilitas
D.    Asas profesionalitas

17.    DPRD dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah mempunyai fungsi yang strategis, yaitu ...
A.    Legislasi, anggaran dan pengawasan
B.    Kebijakan, pengawasan dan organisasi
C.    Manageman, legislasi dan anggaran
D.    Kontrol, pengawasan dan legislasi

18.    Perhatikan pernyataan di bawah ini !
1.   Mengelola aparatur daerah
2.   Memungut pajak daerah dan retribusi daerah
3.   Mendapatkan sumber – sumber pendapatan lain yang sah
4.   Mewujudkan keadilan dan pemerataan
Dari pernyataan diatas yang merupakan hak daerah dalam penyelenggaraan otonomi ditunjukkan pada nomor ...
A.  1,2 dan 3
B.    1 dan 3
C.  2 dan 4
D.     4 benar

19.    Perhatikan pernyataan di bawah ini !
1.   Dekonsentrasi
2.   Desentralisasi
3.   Tugas Pembantuan
4.   Otonomi
Pemerintah pusat dalam menyelenggarakan pemerintahan di daerah otonom menggunakan asas yang ditunjukkan pada nomor ...
A.  1,2 dan 3
B.    1 dan 3
C.  2 dan 4
D.     4 benar

20.    Perhatikan pernyataan di bawah ini !
1.   Memimpin penyelengaraan pemerintahan daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama dengan DPRD
2.   Menyusun dan mengajukan rancangan Perda tentang APBD kepada DPRD untuk dibahas dan ditetapkan bersama
3.   Mengupayakan terlaksananya kewajiban – kewajiban daerah
4.   Memimpin penyelengaraan pemerintahan daerah berdasarkan kepemimpinan yang adil, tegas dan berwibawa.
Kepala daerah dalam mengatur dan menyelenggarakan urusan sendiri pemerintahannya mempunyai tugas dan wewenang yang ditunjukkan pada nomor ...
A.  1,2 dan 3
B.    1 dan 3
C.  2 dan 4
D.     4 benar


download kunci jawabannya